banner 728x250

Alireza Arafi Masuk Dewan Transisi Kepemimpinan Iran Usai Tewasnya Khamenei

  • Share
Warga Iran berkumpul usai pengumuman tewasnya pemimpin Iran Ali Khamenei oleh Israel and Amerika di Teheran, Iran (1/3/2026). Foto: Majid Asgaripour/WANA via Reuters

CNP Indonesia News – Ayatollah Alireza Arafi ditunjuk sebagai anggota Dewan Kepemimpinan Sementara yang akan menjalankan fungsi pemimpin tertinggi hingga majelis Ahli memilih pengganti permanen.

Hal itu menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, usai serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu (28/2).

Example 300x600

Arafi, tokoh ulama yang juga anggota Dewan Penjaga Konstitusi, ditetapkan sebagai bagian dari dewan transisi bersama Presiden Masoud Pezeshkian dan Kepala Mahkamah Agung Gholam-Hossein Mohseni-Ejei.

Penunjukan ulama berusia 67 tahun itu dikonfirmasi oleh Dewan Kebijaksanaan, lembaga berpengaruh yang berperan sebagai badan arbitrase dalam sistem politik Iran.

Arafi sendiri merupakan salah satu figur yang nantinya akan terlibat dalam proses pemilihan pemimpin tertinggi Iran, seperti yang diberitakan Al-Jazeera, Minggu (1/3).

Di sisi lain, peran Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Larijani disebut akan tetap signifikan dalam dinamika kekuasaan Iran ke depan. Namun, sejauh ini belum jelas bagaimana keseimbangan kekuatan akan terbentuk di antaranya.

Simpatisan warga datangi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, sembari menyerahkan bunga belasungkawa atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS dan Israel, di Menteng, Jakpus, Minggu (1/3). Foto: Jeni Ritanti/kumparan
Simpatisan warga datangi Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia, sembari menyerahkan bunga belasungkawa atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS dan Israel, di Menteng, Jakpus, Minggu (1/3). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Situasi keamanan internal Iran juga masih bergejolak. Panglima tertinggi IRGC telah dibunuh untuk kedua kalinya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, sementara sosok pengganti yang akan memimpin kekuatan militer dan ekonomi elite tersebut belum diumumkan.

Sejumlah kanal Telegram yang berafiliasi dengan IRGC menyebut Wakil Kepala IRGC Ahmad Vahidi sebagai kandidat kuat. Vahidi diketahui baru ditunjuk ke posisi tersebut oleh Khamenei dua bulan lalu.

Sebelumnya, Pemerintah Iran menyiapkan mekanisme kepemimpinan sementara menyusul tewasnya Khamenei. Dilansir Al-Jazeera, pemerintah Iran juga menetapkan 40 hari masa berkabung atas wafatnya Khamenei.

Konfirmasi tersebut disampaikan kantor berita Tasnim dan Fars, pada Minggu (1/3). Fars menyebut keputusan berkabung diambil tak lama setelah kematian Khamenei diumumkan secara resmi ke publik.

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 468x60