CNP Indonesia News – Seorang pria membawa senjata tajam kapak dan pisau masuk ke salah satu masjid pusat di Manchester, tepatnya di Upper Park Road di Victoria Park, Rusholme, saat momen salat tarawih. Pria tersebut langsung ditangkap oleh pihak kepolisian Inggris.
Dilansir BBC, Rabu (25/2/2026), polisi bergerak ke masjid tersebut, Selasa (24/2) kemarin, sekitar pukul 20.40 waktu setempat setelah menerima laporan bahwa dua pria bertindak mencurigakan. Kepolisian Greater Manchester mengatakan seorang pria berusia 40-an telah ditangkap karena dicurigai membawa senjata berbahaya dan memiliki narkoba Kelas B, sementara petugas sedang berusaha menemukan pria kedua.
Pihak kepolisian mengatakan mereka bekerja sama dengan detektif dari Unit Kontra Terorisme Wilayah Barat Laut, tetapi belum secara resmi menyatakan insiden tersebut terkait terorisme, sebuah posisi yang dipertanyakan oleh perwakilan dari masjid tersebut.
Masjid Manchester Central mengatakan para sukarelawan telah menegur seorang pria setelah ia masuk saat salat Tarawih, dan memanggil polisi. Ada sekitar 2.000 jamaah di dalam masjid pada saat itu.
Superintendent Simon Nasim mengatakan tidak ada yang terluka dan tidak ada ancaman yang dibuat.
“Pria itu dilaporkan mengaku berada di masjid untuk mengerjakan pekerjaan di gedung tersebut, tetapi staf tidak mengetahui hal ini. Mereka bertindak berdasarkan kecurigaan mereka dan menghubungi polisi,” kata Asisten Kepala Kepolisian John Webster.
Webster mengatakan tak ada serangan atau ancaman yang dilakukan pria tersebut. Namun, ia menyebut ada kekhawatiran terhadap dua pria mencurigakan tersebut.
“Tidak ada indikasi bahwa dia membuat ancaman atau berkonfrontasi dengan anggota jemaah. Namun, kami memahami kekhawatiran yang ditimbulkan oleh perilaku mencurigakan dan mengkhawatirkan ini,” ucap dia.
“Saat ini, belum jelas apa keadaan atau niat, jika ada, di balik insiden ini,” lanjutnya.
Ia menambahkan pihaknya kini tengah mendalami lewat rekaman CCTV di sekitar lokasi. “Kami sedang meninjau semua rekaman CCTV dan video yang dikenakan di tubuh untuk mengidentifikasi pria kedua, seorang pria kulit hitam, yang dilaporkan bertindak mencurigakan di masjid pada waktu yang sama,” lanjut dia.
Ia menggambarkannya sebagai pria berusia akhir 40-an dengan perawakan atletis dan bertubuh tegap, mengenakan hoodie abu-abu dan jaket biru tua dengan kedua tudung terangkat, celana training biru, dan sepatu kets putih.
Ia menambahkan: “Jika ada yang memiliki informasi tentang pria ini, jangan ragu untuk menghubungi polisi.”









